Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Akademi Kebidanan Berlian Bandung adalah perguruan tinggi kesehatan swasta yang berdedikasi mencetak bidan profesional sejak tahun 2001. Berlokasi di Jl. Diponegoro No. 32, Bandung, institusi ini memiliki kampus yang nyaman, asri, dan dilengkapi fasilitas pembelajaran modern. Hingga saat ini, Akbid Berlian telah meluluskan lebih dari 5.200 alumni yang tersebar di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, mulai dari rumah sakit, puskesmas, klinik bersalin, hingga praktik mandiri. Program studi yang ditawarkan mencakup D3 Kebidanan dan D4 Kebidanan, dengan kurikulum yang terus diperbarui sesuai perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan.
Keunggulan akademik Akbid Berlian terletak pada pendekatan pembelajaran yang aplikatif dan terintegrasi. Setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik klinik di rumah sakit pendidikan mitra, seperti RSUD Kota Bandung dan RS Khusus Ibu dan Anak, sejak semester awal. Dosen pengajar terdiri dari 45 tenaga pendidik, termasuk 80% yang telah bergelar magister dan doktor, serta praktisi bidan berpengalaman dengan jam terbang tinggi. Laboratorium kebidanan, ruang simulasi persalinan, dan perpustakaan digital menjadi sarana utama dalam mendukung proses belajar mengajar yang interaktif dan menyenangkan.
Selain fokus pada akademik, Akbid Berlian juga menekankan pembinaan karakter dan soft skill mahasiswa. Kegiatan ekstrakurikuler seperti Palang Merah Remaja (PMR), Karya Tulis Ilmiah, dan organisasi mahasiswa menjadi wadah pengembangan diri. Berbagai prestasi telah diraih, antara lain Juara 2 Lomba Asuhan Persalinan Normal tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025 dan Juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional tahun 2024. Akreditasi program studi D3 Kebidanan telah meraih predikat Baik Sekali dari LAM-PTKes, sedangkan D4 Kebidanan terakreditasi Baik.
Komitmen terhadap kualitas pendidikan diwujudkan melalui sistem penjaminan mutu internal yang berjalan konsisten. Akbid Berlian menerapkan standar kompetensi lulusan yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara berkala, melibatkan mahasiswa, dosen, dan pengguna lulusan. Dengan demikian, setiap lulusan diharapkan mampu memberikan pelayanan kebidanan yang aman, efektif, dan sesuai kode etik profesi.
Sejarah
Akademi Kebidanan Berlian Bandung didirikan pada tanggal 17 Juli 2001 oleh Yayasan Pendidikan Berlian Nusantara, sebuah lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan kesehatan. Pendirian institusi ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian ibu dan bayi di Jawa Barat pada akhir tahun 1990-an, yang saat itu mencapai 320 per 100.000 kelahiran hidup. Bapak Dr. H. Ahmad Suryana, Sp.OG, sebagai tokoh pendiri, memiliki visi besar untuk mencetak bidan-bidan terampil yang mampu memberikan pertolongan persalinan aman dan bermutu, khususnya di daerah pedesaan dan pinggiran kota.
Pada awal berdirinya, Akbid Berlian hanya memiliki 1 program studi, yaitu D3 Kebidanan, dengan 28 mahasiswa angkatan pertama dan 6 tenaga pengajar. Kampus pertama menempati gedung sederhana berlantai dua di Jalan Diponegoro No. 32, Bandung. Meskipun dengan keterbatasan sarana, proses pembelajaran berjalan dengan penuh semangat. Tahun 2005 menjadi milestone penting ketika Akbid Berlian berhasil mendapatkan akreditasi pertama dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat B. Jumlah mahasiswa pun terus meningkat hingga mencapai 300 orang pada tahun 2010.
Perkembangan signifikan terjadi pada periode 2012β2018. Akbid Berlian membangun gedung baru berlantai empat, menambah laboratorium kebidanan, ruang simulasi, dan perpustakaan dengan koleksi lebih dari 5.000 buku. Pada tahun 2016, institusi ini membuka program studi D4 Kebidanan untuk menjawab kebutuhan bidan dengan kualifikasi lebih tinggi. Kerja sama dengan 12 rumah sakit dan 25 puskesmas di Jawa Barat juga dijalin untuk memperluas lahan praktik mahasiswa. Hingga tahun 2025, jumlah alumni telah mencapai 5.200 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan 85% di antaranya bekerja di fasilitas kesehatan.
Pencapaian signifikan lainnya adalah diraihnya predikat Akreditasi Baik Sekali untuk program studi D3 Kebidanan dari LAM-PTKes pada tahun 2023, serta Akreditasi Baik untuk D4 Kebidanan pada tahun 2024. Akbid Berlian juga aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat, seperti program βBidan Peduli Desaβ yang telah menjangkau 45 desa di Jawa Barat. Pada tahun 2026, institusi ini menargetkan peningkatan akreditasi menjadi Unggul serta penambahan program studi baru di bidang kesehatan reproduksi. Perjalanan panjang ini menjadi bukti komitmen Akbid Berlian dalam mencetak bidan profesional yang berkontribusi nyata bagi kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Visi & Misi
Visi Akademi Kebidanan Berlian Bandung adalah menjadi institusi pendidikan kebidanan unggulan di tingkat nasional pada tahun 2030 yang menghasilkan bidan profesional, berkarakter, berdaya saing global, dan berkomitmen tinggi terhadap pelayanan kesehatan ibu dan anak yang bermutu serta berbasis bukti. Visi ini menjadi arah strategis seluruh kegiatan akademik dan non-akademik di Akbid Berlian. Untuk mewujudkannya, institusi menetapkan lima misi utama yang saling terintegrasi, mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, kemitraan, dan pembinaan karakter. Setiap misi dijabarkan dalam rencana strategis lima tahunan yang dievaluasi secara berkala oleh senat akademik dan lembaga penjaminan mutu internal.
Implementasi misi-misi tersebut terlihat dalam kegiatan sehari-hari di kampus. Misalnya, misi pendidikan diwujudkan melalui kurikulum berbasis kompetensi yang menggabungkan teori di kelas, praktik laboratorium, dan praktik klinik di rumah sakit mitra. Misi penelitian dijalankan dengan mewajibkan mahasiswa menyusun karya tulis ilmiah dan dosen melakukan penelitian dosen pemula yang didanai internal. Misi pengabdian masyarakat diwujudkan melalui program βBidan Peduli Desaβ yang melibatkan mahasiswa dan dosen dalam penyuluhan kesehatan, pemeriksaan kehamilan, dan pelatihan kader posyandu. Misi kemitraan dijalankan dengan menjalin kerja sama dengan 12 rumah sakit, 25 puskesmas, dan 5 klinik bersalin. Terakhir, misi pembinaan karakter ditanamkan melalui mata kuliah etika profesi, kegiatan mentoring, dan organisasi mahasiswa. Dengan demikian, visi dan misi bukan sekadar dokumen, melainkan ruh yang menggerakkan seluruh sivitas akademika Akbid Berlian.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Akademi Kebidanan Berlian Bandung memiliki komitmen kuat terhadap penjaminan mutu pendidikan. Program studi D3 Kebidanan telah terakreditasi dengan predikat Baik Sekali dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) berdasarkan Surat Keputusan No. 0547/LAM-PTKes/Akr/Dip/XII/2023. Sementara itu, program studi D4 Kebidanan meraih akreditasi Baik berdasarkan SK No. 0891/LAM-PTKes/Akr/Sar/IX/2024. Akreditasi institusi perguruan tinggi juga telah diperoleh dengan predikat Baik dari BAN-PT pada tahun 2022. Status akreditasi ini menjadi bukti bahwa Akbid Berlian memenuhi standar nasional pendidikan tinggi di bidang kesehatan.
Untuk menjaga dan meningkatkan mutu, Akbid Berlian menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengacu pada siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act). Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) secara rutin melakukan audit mutu internal, monitoring pembelajaran, dan evaluasi kinerja dosen. Standar yang diterapkan meliputi Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Dosen, Standar Sarana Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar perbaikan berkelanjutan. Pada tahun 2025, Akbid Berlian menargetkan peningkatan akreditasi D3 menjadi Unggul dan D4 menjadi Baik Sekali, serta mempersiapkan akreditasi internasional melalui AUN-QA. Upaya ini sejalan dengan visi institusi untuk menjadi pusat unggulan pendidikan kebidanan di tingkat nasional.